PENGARUH RASIO SUBTITUSI REDUKTOR BATU BARA DAN ARANG CANGKANG KELAPA SAWIT TERHADAP PENINGKATAN KADAR NIKEL DAR BIJIH LATERIT

Penulis

  • Sri Diana Politeknik ATI Makassar
  • Fitri Junianti Politeknik ATI Makassar
  • Dwi Nurlinda Politeknik ATI Makassar

Kata Kunci:

Bijih Nikel Laterit, Arang Cangkang Kelapa Sawit, Batu bara, Kadar Nikel, Reduksi

Abstrak

Rendahnya kadar nikel dalam bijih nikel laterit menjadi kendala dalam proses produksi nikel. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kadar dalam ektraksi nikel, diantaranya dengan melakukan proses reduksi. Proses reduksi nikel ini biasanya menggunakan reduktor batu bara, namun penggunaan batu bara terus menerus berpengaruh pada ketersedian batu bara yang terbatas. Selain itu batu bara memberikan dampak bahaya pencemaran terhadap lingkungan. Alternatif yang dapat digunakan untuk mensubtitusi batu bara yaitu biomassa dengan kandungan karbon yang setara dengan batu bara dan lebih ramah lingkungan. Salah satu biomassa yaitu arang cangkang kelapa sawit dengan 51,6% karbon lebih tinggi dari batu bara jenis lignit mengandung karbon kurang dari 50%. Pada penelitian ini, reduktor batu bara dikombinasikan dengan arang cangkang sawit untuk meningkatkan kadar nikel dari bijih laterit. Penelitian ini dilakukan melalui tahap reduksi dan analisa XRF. Hasil reduksi selanjutnya dianalisis dengan menghitung %peningkatan kadar nikel untuk mengetahui kadar nikel tertinggi dari variasi reduktor yang digunakan. Setiap hasil analisis dibandingkan antara variasi reduktor arang cangkang kelapa sawit dan Batu bara dengan 5 variasi reduktor. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan variasi reduktor arang cangkang kelapa sawit dan batu bara diperoleh hasil tertinggi pada peningkatan kadar nikel yaitu pada variasi 40% arang cangkang kelapa sawit dan 60% batu bara dengan kadar nikel yaitu 2,1225% menghasilkan kenaikan kadar nikel 24,5964%.

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-31

Cara Mengutip

Diana, S., Junianti, F., & Nurlinda , D. (2023). PENGARUH RASIO SUBTITUSI REDUKTOR BATU BARA DAN ARANG CANGKANG KELAPA SAWIT TERHADAP PENINGKATAN KADAR NIKEL DAR BIJIH LATERIT. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri (SNTI), 10(1), 204–207. Diambil dari https://journal.atim.ac.id/index.php/prosiding/article/view/586

Terbitan

Bagian

Topik Teknik dan Analisis Kimia Mineral

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama