Pengaruh Waktu Ekstraksi terhadap Kualitas Gelatin dari Tulang Ikan Tenggiri dengan Berbantukan Ultrasonik

Penulis

  • Mustafa Politeknik Negeri Samarinda
  • Masing Politeknik Negeri Samarinda
  • Ramli Politeknik Negeri Samarinda
  • Muh. Irwan Politeknik Negeri Samarinda

Kata Kunci:

Gelatin, HCl, ekstraksi, tulang, ikan tenggiri

Abstrak

Samarinda terkenal dengan makanan olahan yang berasal dari ikan, seperti Kerupuk (amplang). Ikan yang banyak digunakan dalam makanan olahan tersebut ialah ikan tenggiri. Ikan tenggiri berpotensi digunakan dalam pembuatan gelatin karena ikan tenggiri jenis ikan bertulang keras yang mengandung kolagen kurang lebih 49,8%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi waktu ekstraksi terhadap kualitas gelatin dari tulang ikan tenggiri, mengetahui jumlah rendemen tertinggi terhadap kualitas gelatin dari tulang ikan tenggiri dan mengetahui perbandingan karakteristik gelatin tulang ikan tenggiri dengan standar gelatin komersial. Pembuatan gelatin dimulai dengan membersihkan dan merebus 100g ptotongan 2-4cm tulang ikan tenggiri pada suhu 60ºC selama 30 menit. Kemudian merendam tulang dalam larutan HCl 5% selama 2 hari sampai terbentuk ossein. Ossein lalu dicuci dengan air sampai pH nya netral (6-7), setelah itu mengekstraksi ossein pada suhu 60 ºC dalam variasi 2, 4, 6, 8, 10 dan 12 jam menggunakan gelombang ultrasonik 20 kHz, 700 watt dan kemudian mengeringkan gelatin dalam oven pada suhu 50ºC selama 24 jam. Penelitian ini mendapatkan gelatin optimum pada konsentrasi HCl 5% dan waktu ekstraksi 5 jam dengan rendemen 10,35%. Gelatin optimum memiliki hasil analisa warna kuning pucat, bau normal, pH 5,59, kadar air 11,18%, dan kadar abu 1,08% yang masih sesuai standar gelatin komersial.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Mustafa, Politeknik Negeri Samarinda

Program Studi S1 Terapan Teknologi Kimia Industri

Masing, Politeknik Negeri Samarinda

Program Studi S1 Terapan Teknologi Kimia Industri

Ramli, Politeknik Negeri Samarinda

Program Studi S1 Terapan Teknologi Kimia Industri

Muh. Irwan, Politeknik Negeri Samarinda

Program Studi S1 Terapan Teknologi Kimia Industri

Referensi

Adiningsih, Y., & Purwanti, T. Karakterisasi Mutu Gelatin Ikan Tenggiri (Scomberomorus commersonii) dengan Perendaman Menggunakan Asam Sitrat dan Asam Sulfat. Jurnal Riset Teknologi Industri, 9(2), (2015). 149–156. Ali, A. M. M., Kishimura, H., & Benjakul, S. (2018). Physicochemical and molecular properties of gelatin from skin of golden carp (Probarbus Jullieni) as influenced by acid pretreatment and prior-ultrasonication. Food Hydrocolloids, 82, 164–172. https://doi.org/10.1016/j.foodhyd.2018.03.052

Amiruldin, M. Pembuatan dan Analisis Karakteristik Gelatin dari Tulang Ikan Tuna (Thumnus albacares). Bogor. (2007).

Anugrah, N. Ekstraksi Gelatin dari Limbah Tulang Ikan. Bandung. (2017).

Ayudiarti, D. L., & Paranginangin, R. Optimasi Pembuatan Gelatin dari Tulang Ikan Kaci-kaci (Plectorhynchus chaetodonoides Lac) Menggunakan Berbagai Konsentrasi Asam dan Waktu Ekstraksi. Jurnal Pascapanen Dan Bioteknologi Kelautan Dan Perikanan, 2(1), (2007), 35–43.

deMan, M John,. “Kimia Makanan”,. Bandung : ITB, (1997).

https://samarindakota.bps.go.id/statictable/2019/09/16/286/produksi-perikanan-tangkap-menurut-kecamatan-dan-subsektor-di-kota-samarinda-ton/data BPS-samarinda -2018.html

Kusumawati, R., Wawasto, A., & Tazwir, T., “Pengaruh Perendaman dalam Asam Klorida Terhadap Kualitas Gelatin Tulang Kakap Merah (Lutjanus sp.)”. Jurnal Pascapanen Dan Bioteknologi Kelautan Dan Perikanan, 3(1).,(2008), 63–68.

Mugi, M., & Ritonga, L. Kamus Akuakultur Budidaya Perikanan. Jakarta. (2019).

Permata, Y., Widiasari, F., Sudaryanto, Y., & Anteng, A. Gelatin dari Tulang Ikan Lele (Clarias batrachus): Pembuatan dengan Metode Asam, Karakterisasi dan Aplikasinya sebagai Thickener pada Industri Sirup. Jurnal Ilmiah Teknik, 15, (2016), 146–152.

Rodiah, S., Ahsanunnisa, R., Erviana, D., & Rahman, F. Pemanfaatan Limbah Tulang Ikan Tenggiri Sebagai Sumber Gelatin Halal Melalui Hidrolisis Larutan Asam Dengan Variasi Rasio Asam. Jurnal Ilmu Kimia Dan Terapan, 2(1), (2018), 34–42.

Septiarini, T. Karakteristik Mutu Ikan Tenggiri (Scomberomorus Commersonii) Di Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur. Bogor. (2008).

Sulistiawati, E., & Swastika, P. (2017). Ekstraksi Zat Warna Alami dari Daun Jati Muda (Tectona grandis) dan Kayu Secang (Caesalpinia sappan) dengan Metode Ultrasound Assisted Extraction Untuk Aplikasi Produk Tekstil. In Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Surabaya.

Yosafat, H. D. Pembuatan gelatin dari tulang ikan tawar (anabantidae). (2010).

Zulkifli, M., Naiu, A. S., & Yusuf, N. Rendemen , Titik Gel dan Titik Leleh Gelatin Tulang Ikan Tuna yang Diproses dengan Cuka Aren. Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 2(2), (2014), 73–77.E.

Diterbitkan

2022-02-02

Cara Mengutip

Mustafa, Masing, Ramli, & Irwan, M. (2022). Pengaruh Waktu Ekstraksi terhadap Kualitas Gelatin dari Tulang Ikan Tenggiri dengan Berbantukan Ultrasonik. Majalah Teknik Industri, 28(2), 42–49. Diambil dari https://journal.atim.ac.id/index.php/majalahteknikindustri/article/view/67

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.