PENGARUH PROSES DEGUMMING MENGGUNAKAN ASAM FOSFAT TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKO-KIMIA MINYAK NYAMPLUNG (CALOPHYLLUM INOPHYLLUM) SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL

Penulis

  • Heni Sugesti Departemen Teknik Kimia, Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Agung Prabowo Departemen Teknik Kimia, Politeknik Negeri Samarinda
  • Yola Berlistya Hendri Departemen Teknik Kimia, Universitas Riau
  • Arya Wiranata Departemen Teknik Kimia, Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Yogi Chandra Departemen Teknik Kimia, Politeknik Negeri Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.61844/jtkm.v4i2.1236

Kata Kunci:

Minyak nyamplung, Degumming, Asam fosfat, Fisiko-kimia

Abstrak

Minyak nyamplung memiliki potensi besar sebagai bahan baku biodiesel karena kandungan trigliserida yang tinggi. Namun, tingginya kadar gum, fosfatida, air, dan asam lemak bebas (ALB) dapat menurunkan kualitas biodiesel. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh proses degumming menggunakan asam fosfat terhadap parameter fisiko-kimia minyak nyamplung. Degumming dilakukan dengan variasi konsentrasi asam fosfat (0,1%, 0,3%, 0,5%) dan suhu pemanasan (60 °C dan 70 °C). Parameter yang diuji meliputi densitas, viskositas, kadar air, dan kadar ALB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan degumming optimal pada konsentrasi asam fosfat 0,3% dan suhu 70 °C menghasilkan penurunan kadar ALB sebesar 66,7% dari 10,5% menjadi 3,1%, penurunan viskositas dari 52,4 cSt menjadi 42,3 cSt, dan pengurangan kadar air dari 0,47% menjadi 0,19%. Dengan demikian, proses degumming secara signifikan meningkatkan kualitas minyak nyamplung sebagai bahan baku biodiesel.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

[1] B. M. Waruwu, "Krisis Energi dan Harga Minyak Stabilitas Pasar dan Dampak Terhadap Ekonomi Dunia," Circle Archive, vol. 1, no. 2, 2023.

[2] I. R. Dewi, Energi Terbarukan: Pemanfaatan Energi Terbarukan sebagai Energi Alternatif yang Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan-Rajawali Pers. PT. RajaGrafindo Persada, 2023.

[3] K. Y. Suryatini and M. N. Made, "Pemanfaatan potensi minyak goreng bekas (jelantah) sebagai biodiesel," Emasains: Jurnal Edukasi Matematika Dan Sains, vol. 12, no. 1, pp. 116-124, 2023.

[4] Y. Palani, C. Devarajan, D. Manickam, and S. Thanikodi, "Performance and emission characteristics of biodiesel-blend in diesel engine: A review," Environmental Engineering Research, vol. 27, no. 1, 2022.

[5] I. Purnama et al., "Environmental Impacts and the Food vs. Fuel Debate: A Critical Review of Palm Oil as Biodiesel," GCB Bioenergy, vol. 17, no. 6, p. e70043, 2025.

[6] N. S. Hanafi, M. Gozan, and S. Abd‐Aziz, "Nyamplung (Calophyllum inophyllum) Oil," Biorefinery of Oil Producing Plants for Value‐Added Products, vol. 1, pp. 79-98, 2022.

[7] F. Pambayun and R. W. Broto, "The Effect of Moisture Content on Reducing the Free Fatty Acid Content of Nyamplung Seed Oil (Callophylum inophyllum) Using Factorial Design Method," Journal of Vocational Studies on Applied Research, vol. 5, no. 1, pp. 31-35, 2023.

[8] R. L. Aprilia and S. Sukur, "Kajian sifat fisik, kimia, dan biologi pada tanah berpasir di beberapa wilayah indonesia," Jurnal Agroteknologi, vol. 1, no. 02, pp. 71-79, 2022.

[9] S. A. Rahman and H. Baral, "Nature-based solution for balancing the food, energy, and environment trilemma: Lessons from Indonesia," in Nature-based Solutions for Resilient Ecosystems and Societies: Springer, 2020, pp. 69-82.

[10] D. L. Lamas, "Effect of enzymatic degumming process on the physicochemical and nutritional properties of fish byproducts oil," Applied Food Research, vol. 2, no. 2, p. 100170, 2022.

[11] D. L. Lamas, D. T. Constenla, and D. Raab, "Effect of degumming process on physicochemical properties of sunflower oil," Biocatalysis and agricultural biotechnology, vol. 6, pp. 138-143, 2016.

[12] S. Paisan, P. Chetpattananondh, and S. Chongkhong, "Assessment of water degumming and acid degumming of mixed algal oil," Journal of environmental chemical engineering, vol. 5, no. 5, pp. 5115-5123, 2017.

[13] A. J. Dijkstra, "Enzymatic degumming," European Journal of Lipid Science and Technology, vol. 112, no. 11, pp. 1178-1189, 2010.

[14] F. R. Nada Mudia, "Proses Degumming Minyak Biji Bintaro (Cerbera Manghas L) Dengan Menggunakan Variasi Asam Fosfat Dan Sitrat Dalam Proses Pembuatan Biodiesel," Politeknik Negeri Sriwijaya, 2019.

[15] I. Pratiwi, Z. L. Sarungallo, and B. Santoso, "Sifat fisikokimia minyak buah merah (Pandanus conoideus Lamk.) degumming dan karakteristik mikroenkapsulat minyak buah merah yang dihasilkan," 2020.

[16] A. P. Mayalibit, Z. L. Sarungallo, and S. N. Paiki, "Pengaruh proses degumming menggunakan asam sitrat terhadap kualitas minyak buah merah (Pandanus conoideus Lamk)," 2019.

[17] Y. Fransisca, B. Santoso, and Z. L. Sarungallo, "Pengaruh jenis pengemulsi terhadap karakteristik fisik, total karotenoid dan sifat organoleptik mayones dari minyak buah merah (Pandanus conoideus Lamk.) degumming," Agrointek: Jurnal Teknologi Industri Pertanian, vol. 17, no. 3, pp. 706-715, 2023.

[18] R. Pandey, P. Sanyal, N. Chattopadhyay, and S. Kaul, "Treatment and reuse of wastes of a vegetable oil refinery," Resources, Conservation and Recycling, vol. 37, no. 2, pp. 101-117, 2003.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-04

Cara Mengutip

[1]
H. Sugesti, A. Prabowo, Y. B. Hendri, A. Wiranata, dan Y. Chandra, “PENGARUH PROSES DEGUMMING MENGGUNAKAN ASAM FOSFAT TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKO-KIMIA MINYAK NYAMPLUNG (CALOPHYLLUM INOPHYLLUM) SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL”, JTKM, vol. 4, no. 2, hlm. 133–139, Des 2025.

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.