Nilai Kalor dan Volatile Matter Briket dari Campuran Limbah Rumah Tangga dan Limbah Industri Furnitur

Penulis

  • Yonathan Ito Politeknik Negeri Cilacap

DOI:

https://doi.org/10.61844/jemmtec.v5i02.1403

Kata Kunci:

briket limbah plastik-kayu grajen, rasio campuran, nilai kalor, kadar zat menguap, minyak jelantah

Abstrak

Peningkatan volume limbah plastik dan minyak jelantah rumah tangga serta limbah kayu grajen dari industri furnitur mendorong perlunya pemanfaatan ketiga limbah tersebut sebagai bahan bakar padat berbasis energi terbarukan, yaitu briket. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh variasi rasio limbah plastik (LP) terhadap limbah kayu grajen (LK) pada briket tanpa proses karbonisasi dengan penambahan minyak jelantah, terhadap dua parameter mutu secara bersamaan, yaitu nilai kalor (gross calorific value) dan kadar zat menguap (volatile matter), dengan target nilai kalor minimal 5.001 kkal/kg agar berpotensi dimanfaatkan pada sektor industri di Indonesia. Limbah kayu grajen dan limbah plastik dikeringkan di bawah sinar matahari, limbah plastik selanjutnya dicacah, kemudian keduanya dicampur pada tiga variasi rasio LP:LK (45%:55%, 50%:50%, dan 55%:45%) dengan penambahan 250 mL minyak jelantah pada setiap variasi, lalu dicetak menggunakan mesin cetak briket otomatis pada suhu 152°C. Pengujian dilakukan pada basis kering (dry basis) oleh laboratorium pengujian independen mengacu pada ASTM D5865-19 dan ASTM D3175-20. Hasil pengujian menunjukkan nilai kalor briket meningkat dari 6.244 kkal/kg menjadi 6.683 kkal/kg, sedangkan kadar zat menguap meningkat dari 79,10% menjadi 80,80% seiring bertambahnya proporsi limbah plastik. Rasio LP:LK 55%:45% menghasilkan nilai kalor tertinggi di antara ketiga variasi yang diuji, namun disertai kadar zat menguap yang juga paling tinggi, sehingga penentuan komposisi optimum perlu mempertimbangkan keseimbangan antara nilai kalor dan karakteristik pembakaran yang diharapkan.

 

Referensi

[1] F. Asip, T. Anggun, and N. Fitri, "Pembuatan briket dari campuran limbah plastik LDPE, tempurung kelapa dan cangkang sawit," J. Tek. Kim., vol. 20, no. 2, pp. 45-54, 2014.

[2] Ikhsanudin, "Pengkajian briket dari campuran sampah botol jenis PET dan bahan natural dengan perekat kanji," Justek J. Sains Teknol., vol. 5, no. 2, pp. 84-90, 2022.

[3] A. A. Widodo, "Pengaruh tekanan terhadap karakteristik biobriket bioarang dari sampah kebun campuran dan kulit kacang tanah dengan tambahan minyak jelantah," Skripsi, Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Indonesia, 2021.

[4] Badan Standardisasi Nasional, SNI 01-6235-2000: Briket Arang Kayu. Jakarta, Indonesia: Badan Standardisasi Nasional, 2000.

[5] A. Setiawan, O. Andrio, and P. Coniwanti, "Pengaruh komposisi pembuatan biobriket dari campuran kulit kacang dan serbuk gergaji terhadap nilai pembakaran," J. Tek. Kim., vol. 18, no. 2, pp. 9-16, 2012.

[6] N. Iskandar, S. Nugroho, and M. F. Feliyana, "Uji kualitas produk briket arang tempurung kelapa berdasarkan standar mutu SNI," J. Ilm. Momentum, vol. 15, no. 2, pp. 103-108, 2019.

[7] N. A. Ab Jalil, N. A. Mokhtaruddin, C. H. Chia, I. K. Ahmad, M. J. Saad, and M. Sarif, "Physical and chemical characteristics of agricultural-plastic wastes for feasibility of solid fuel briquette production," Sustainability, vol. 14, no. 23, Art. no. 15751, 2022, doi: 10.3390/su142315751.

[8] D. Agustine, M. Amyranti, N. Komalasari, I. R. Hutagalung, and R. Kurniasari, "Sustainable waste management breakthrough: Transforming plastic waste into eco-friendly briquette charcoal," J. Presipitasi, vol. 20, no. 2, pp. 452-460, 2023.

[9] Y. K. Dalimunthe, L. Satiawati, H. Widiyatni, W. Dahani, M. A. Rahman, S. S. Nursyam, and A. Lagrama, "Effect of adding LDPE, PP and biodegradable plastic waste on physical properties, calorific value and proximate analysis of peanut shell waste briquettes," Int. J. Eng., Trans. A: Basics, vol. 38, no. 1, pp. 54-64, 2025, doi: 10.5829/ije.2025.38.01a.06.

[10] Y. K. Dalimunthe, Widayani, and I. D. Aditya, "Mechanical properties, calorific value, proximate, and thermal analysis of briquettes made from palm oil shell and LDPE with varying amounts of adhesive," Philipp. J. Sci., vol. 153, no. 5, 2025.

[11] ASTM International, ASTM D5865-19: Standard Test Method for Gross Calorific Value of Coal and Coke. West Conshohocken, PA, USA: ASTM International, 2019.

[12] ASTM International, ASTM D3175-20: Standard Test Method for Volatile Matter in the Analysis Sample of Coal and Coke. West Conshohocken, PA, USA: ASTM International, 2020.

[13] W. I. Djola, D. M. Prasetyo, N. P. Salsabila, M. Sadir, and E. Hidayati, "Characteristics of briquettes made from plastic waste, plastic-coconut shell blends, and plastic-corn cob composites," J. Pijar MIPA, vol. 20, no. 3, pp. 408-414, 2025, doi: 10.29303/jpm.v20i3.8393.

[14] Y. K. Dalimunthe, W. Sutrisno, and I. D. Aditya, "Characteristics and emission tests of briquettes made from palm oil shell waste with variation of LDPE plastic as alternative fuel," Int. J. Eng., Trans. B: Appl., vol. 38, no. 8, pp. 1968-1983, 2025, doi: 10.5829/ije.2025.38.08b.20.

Unduhan

Diterbitkan

31-07-2026

Cara Mengutip

Ito, Y. (2026). Nilai Kalor dan Volatile Matter Briket dari Campuran Limbah Rumah Tangga dan Limbah Industri Furnitur. Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology, 5(02), 88–95. https://doi.org/10.61844/jemmtec.v5i02.1403

Artikel Serupa

1 2 3 4 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.