Pembuatan Koagulan Alami dengan Proses Maserasi untuk Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu
Kata Kunci:
Biji alpukat, Koagulan alami, Tanin, Limbah cair tahuAbstrak
Limbah cair industri tahu mengandung bahan organik tinggi yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak diolah dengan baik. Proses koagulasi–flokulasi merupakan salah satu metode yang umum digunakan dalam pengolahan limbah cair, namun penggunaan koagulan kimia berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. Oleh karena itu, biji alpukat yang mengandung senyawa tanin diteliti sebagai alternatif koagulan alami yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh waktu maserasi terhadap kandungan tanin biji alpukat serta mengkaji pengaruh jumlah koagulan alami terhadap perubahan pH, kekeruhan, Chemical Oxygen Demand (COD), dan Total Suspended Solids (TSS) pada limbah cair industri tahu. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% selama 60, 72, dan 84 jam, kemudian diaplikasikan sebagai koagulan dengan variasi volume 3–6 mL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar tanin tertinggi diperoleh pada waktu maserasi 84 jam sebesar 6,373 mg/L. Penambahan koagulan alami berpengaruh terhadap penurunan nilai COD dan TSS, dengan kondisi optimum diperoleh pada penambahan koagulan 6 mL yang mampu menurunkan COD dan TSS masing-masing menjadi 221 mg/L dan 166 mg/L. Penurunan kekeruhan paling efektif diperoleh pada penambahan koagulan 3 mL dengan nilai kekeruhan sebesar 17,2 NTU, yang menunjukkan efektivitas koagulan alami biji alpukat dalam menurunkan kekeruhan limbah cair tahu dibandingkan kondisi awal. Nilai pH limbah mengalami peningkatan setelah proses koagulasi, namun belum memenuhi rentang baku mutu yang ditetapkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa biji alpukat berpotensi digunakan sebagai koagulan alami dalam pengolahan limbah cair industri tahu.
Unduhan
Referensi
Angenot, L. (1990). Plant polyphenols: Vegetable tannins revisited. Biochemical Systematics and Ecology, 18(5), 390. https://doi.org/10.1016/0305-1978(90)90019-C
Anifah, E. M., Sholikah, U., Ariani, I. K., Yorika, R., & Raharti, H. W. (2024). Coagulation-Flocculation of Tofu Wastewater using Natural Coagulant of Chempedak (Artocarpus integer) Seed. Jurnal Teknologi Lingkungan, 25(2), 281–288.
Ariefianti, A. R., Rexita, M. K. H., & Budiono, A. (2024). Studi Literatur Pengaruh Berbagai Koagulan Terhadap Pengolahan Limbah Cair Tahu. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 10(4), 889–901. https://doi.org/10.33795/distilat.v10i4.6325
Cai, Y., Luo, Q., Sun, M., & Corke, H. (2004). Antioxidant activity and phenolic compounds of 112 traditional Chinese medicinal plants associated with anticancer. Life Sciences, 74(17), 2157–2184. https://doi.org/10.1016/j.lfs.2003.09.047
Chen, D.-Z., Jiang, N.-X., Ye, J.-X., Cheng, Z.-W., Zhang, S.-H., & Chen, J.-M. (2017). Comparative investigation on a hexane-degrading strain with different cell surface hydrophobicities mediated by starch and chitosan. Applied Microbiology and Biotechnology, 101(9), 3829–3837. https://doi.org/10.1007/s00253-017-8100-4
Chung, C. Y., Selvarajoo, A., Sethu, V., Koyande, A. K., Arputhan, A., & Lim, Z. C. (2018). Treatment of palm oil mill effluent (POME) by coagulation flocculation process using peanut–okra and wheat germ–okra. Clean Technologies and Environmental Policy, 20(9), 1951–1970. https://doi.org/10.1007/s10098-018-1619-y
Dewi, A. B., Wulandari, C. D., & Setyobudiarso, H. (2025). Pemanfaatan Biji Pepaya Sebagai Koagulan Alami Untuk Menurunkan Kadar Pencemar Pada Limbah Cair Batik. Jurnal Mahasiswa" ENVIRO", 4(2), 7.
Harborne, J. B. (1973). Phytochemical methods London Chapman and Hall. Ltd.
Hutabarat, D. M., Witasari, W. S., & Baskoro, R. (2023). Pengaruh Jenis Koagulan Dan Variasi pH Terhadap Kualitas Limbah Cair Di Instalasi Pengolahan Air Limbah PT Kawasan Industri Intiland. Distilat J. Teknol. Separasi, 8(3), 588–594.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 68 Tahun 2016, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (2016).
Khalista, N. N. (2016). Analisis kadar BOD, COD, NH₃-N, dan TSS pada limbah cair industri tahu serta dampaknya terhadap lingkungan. Universitas Jember.
Koul, B., Bhat, N., Abubakar, M., Mishra, M., Arukha, A. P., & Yadav, D. (2022). Application of Natural Coagulants in Water Treatment: A Sustainable Alternative to Chemicals. Water, 14(22), 3751. https://doi.org/10.3390/w14223751
Krupińska, I. (2020). Aluminium Drinking Water Treatment Residuals and Their Toxic Impact on Human Health. Molecules, 25(3), 641. https://doi.org/10.3390/molecules25030641
Makkar, H. P. S. (2003). Tannin Bioassay. In Quantification of Tannins in Tree and Shrub Foliage (pp. 75–81). Springer Netherlands. https://doi.org/10.1007/978-94-017-0273-7_11
Malangngi, L., Sangi, M., & Paendong, J. (2012). Penentuan Kandungan Tanin dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Biji Buah Alpukat (Persea americana Mill.). Jurnal MIPA, 1(1), 5. https://doi.org/10.35799/jm.1.1.2012.423
Muliyani, P., Budianti, Y., & Fauzi, M. (2025). Studi Fitokimia: Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Dari Ekstrak Daun Mengkrengan (Polygonum barbatum L.) di KALIMANTAN. Jurnal Farmasi IKIFA, 4(1), 87–94.
Risnawati, J. (2024). Pemanfaatan ekstrak biji alpukat (Persea americana Mill) sebagai biokoagulan pada pengolahan air limbah industri tahu . PNUP.
Rizqullah, T. A., Budiono, A., & Yulianto, E. (2025). Penentuan Dosis Optimal Koagulan Dan Flokulan Dengan Mengontrol Ph Pada Unit Waste Water Treatmen Plant Pt Paiton Operation & Maintenance Indonesia. Distilat: Jurnal Teknologi Separasi: Politeknik Negeri Malang, 11(1), 201–207.
Romli, M., & Suprihatin, S. (2009). Beban Pencemaran Limbah Cair Industri Tahu dan Analisis Alternatif Strategi Pengelolaannya. Jurnal Purifikasi, 10(2), 141–154.
Sulaiman, S. F., Sajak, A. A. B., Ooi, K. L., Supriatno, & Seow, E. M. (2011). Effect of solvents in extracting polyphenols and antioxidants of selected raw vegetables. Journal of Food Composition and Analysis, 24(4–5), 506–515. https://doi.org/10.1016/j.jfca.2011.01.020
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Robiah Robiah, Akbar Ismi Aziz Pramito , Robert Junaidi (Penulis)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










