Pengaruh Temperatur Ekstrusi dan Kecepatan Screw Terhadap Karakteristik Pellet HDPE Daur Ulang
Keywords:
HDPE, ekstrusi, pellet daur ulang, kecepatan screw, temperatur ekstrusiAbstract
Pengelolaan limbah plastik menjadi isu penting yang perlu ditangani secara berkelanjutan. Salah satu jenis plastik dengan konsumsi tinggi adalah High-Density Polyethylene (HDPE), yang banyak digunakan dalam industri kemasan dan perpipaan. Upaya daur ulang HDPE menjadi pellet merupakan solusi untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus mendukung penerapan ekonomi sirkular. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh temperatur ekstrusi dan kecepatan screw terhadap karakteristik pellet HDPE hasil ekstrusi. Proses dilakukan menggunakan extruder tipe single screw dengan variasi temperatur 200°C, 220°C, dan 240°C, serta kecepatan screw 15 rpm, 20 rpm, dan 25 rpm. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi 240°C dan 25 rpm menghasilkan pellet paling seragam, padat, dan berwarna cerah tanpa cacat permukaan. Analisis FTIR (Fourier Transform Infrared Spectroscopy) menunjukkan tidak adanya perubahan gugus fungsi, menandakan bahwa struktur kimia HDPE tetap stabil tanpa degradasi termal selama proses berlangsung. Dengan demikian, pengaturan kondisi operasi yang tepat mampu menghasilkan pellet HDPE daur ulang dengan kualitas fisik dan kimia yang baik, serta mendukung proses pengolahan limbah plastik secara efisien dan berkelanjutan.


