PENGARUH WAKTU AKTIVASI KIMIA TERHADAP KARAKTERISTIK KARBON AKTIF DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS)

Penulis

  • Sirajuddin Politeknik Negeri Samarinda
  • Atasa C. Politeknik Negeri Samarinda

Kata Kunci:

Aktivasi, Asam fosfat, Karbon aktif, tandan kosong kelapa sawit, Waktu aktivasi kimia

Abstrak

Produksi kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2020 sebesar 16.717.254 ton/tahun dan menghasilkan limbah tandan kosong sebesar 3.844.968,42 ton/tahun. Tandan kosong kelapa sawit mengandung selulosa 45,95%, hemiselulosa 22,84%, lignin 16,49%, minyak 2,41%, dan abu 1,23%. Kandungan lignin, holoselulosa dan selulosa adalah senyawa organik yang dapat digunakan sebagai karbon aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu aktivasi kimia asam fosfat (H3PO4) terhadap karakteristik karbon aktif dari tandan kosong kelapa sawit menurut standar SNI ARANG AKTIF TEKNIS 06-3730-1995. Proses pembuatan karbon aktif pada penelitian ini melalui 4 tahapan yaitu preparasi bahan baku, karbonisasi pada temperatur 500oC selama 10 menit, aktivasi kimia dengan variasi waktu aktivasi 8 jam, 12 jam, 16 jam, 20 jam, dan 24 jam  konsentrasi 10%, kemudian diaktivasi fisika pada temperatur 800oC selama 3 jam. Hasil Terbaik didapatkan pada variasi waktu aktivasi kimia selama 24 jam dengan hasil daya serap I2 sebesar 980,8417 mg/g, kadar air 2,54%, kadar abu 8,01 %, dan kadar volatile matter 2,58 %.

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-31

Cara Mengutip

Sirajuddin, & C., A. (2023). PENGARUH WAKTU AKTIVASI KIMIA TERHADAP KARAKTERISTIK KARBON AKTIF DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS) . Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri (SNTI), 10(1), 195–198. Diambil dari https://journal.atim.ac.id/index.php/prosiding/article/view/579

Terbitan

Bagian

Topik Teknik dan Analisis Kimia Mineral