Pengaruh Penambahan Kapur (CaO) dan Waktu Pengadukan Terhadap Penurunan Nilai COD Raw Water Pada Water Treatment Plant Di PPSDM Migas Cepu

Penulis

  • Suntoro PPSDM Migas Cepu
  • Fitri Junianti Politeknik ATI Makassar

DOI:

https://doi.org/10.61844/majalahteknikindustri.v30i2.469

Kata Kunci:

Begawan Solo, Kadar COD, Kapur, Waktu Pengadukan

Abstrak

Sungai Begawan Solo merupakan salah satu sungai yang banyak dimanfaatkan baik untuk keperluaan industri maupun rumah tangga yang berada di sekitar aliran sungai. Salah satu pemanfaatannya sebagai air baku untuk penyediaan air di PPSDM Migas. Penggunaan air untuk memenuhi kebutuhan air di lingkungan PPSDM Migas Cepu baik untuk proses di Kilang ataupun untuk kebutuhan air bersih dan juga untuk penyediaan air bersih masyarakat di Cepu. Namun kualitas air sungai Begawan Solo untuk daerah Cepu status mutu airnya tercemar sedang. Olehnya itu dibutuhkan penanganan yang khusus seperti penggunaan bahan kimia yang banyak dan proses treatment yang lama untuk mendapatkan kualitas air yang baik. Salah satu parameter kualitas air sungai agar dapat digunakan sebagai air baku adalah kadar COD dengan baku mutu 10 mg/L. Penurunan kadar COD dapat dilakukan salah satunya dengan penambahan kapur (CaO) sebagai koagulan dan mengatur waktu pengadukannya. Variasi penambahan kapur masing-masing 3,5; 4 dan 4,5 gram, kecepatan pengadukan 150 rpm dengan masing-masing waktu pengadukan bervariasi mulai dari 20 menit; 25 dan 30 menit. Penurunan COD optimum pada pada penambahan 4,5 gram kapur dengan waktu pengadukan 20 menit yaitu 95,24%.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Fitri Junianti, Politeknik ATI Makassar

Jurusan Teknik Kimia Mineral

Referensi

Ahmad.Z Chanief, radar kudus, 2022, https://radarkudus.jawapos.com/blora/02/08/2022/bengawan-solo-tercemar-aliran-pdam-di-blora-tersendat/ akses 26 agustus 2022

Prihatin, S., & Sugiharto, A. (2021). Pengaruh Variasi Dosis Kapur Terhadap Penurunan Kadar COD dan Fosfat Pada Limbah Usaha Laundry. IJCA (Indonesian Journal of Chemical Analysis), 4(2), 58–63.

Peraturan Pemerintah REPUBLIK INDONESIA Nomor 22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Rahimah, Z., Heldawati, H., & Syauqlah, I. (2016). Pengolahan Limbah Deterjen Dengan Metode Koagulasi-Flokulasi Menggunakan Koagulan Kapur Dan PAC. Konversi, 5(2), 13–19.

Diterbitkan

2023-06-25

Cara Mengutip

Suntoro, & Junianti, F. (2023). Pengaruh Penambahan Kapur (CaO) dan Waktu Pengadukan Terhadap Penurunan Nilai COD Raw Water Pada Water Treatment Plant Di PPSDM Migas Cepu. Majalah Teknik Industri, 30(2), 69–74. https://doi.org/10.61844/majalahteknikindustri.v30i2.469

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

1 2 3 4 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.