Ibm Sosialisasi Pengolahan Limbah Penggilingan Padi ( Sekam ) Menjadi Briket pada IKM Produksi Beras di Kabupaten Gowa

Penulis

  • Dwi Setyorini Politeknik ATI Makassar
  • Achmad Qodim Syafaatullah Politeknik ATI Makassar
  • Iman Pradana A.Assagaf
  • Melani Ganing
  • Enni Sulfiana

DOI:

https://doi.org/10.61844/ibmasatim.v3i1.757

Kata Kunci:

Briket, Sekam, Pengolahan Limbah

Abstrak

Beras merupakan makanan pokok untuk warga Indonesia. Salah satu daerah penghasil beras di Sulawesi selatan yaitu kabupaten Gowa, dimana produknya dipasarkan hingga ke ternate. Dalam proses mengolah padi menjadi beras, tentunya dihasilkan limbah dari proses penggilingan padi yang berupa sekam padi. Sekam padi dapat memiliki nilai jual yang tinggi apabila diolah lebih lanjut, seperti arang sekam, pupuk, media tanam maupun briket. Briket memiliki nilai jual yang lebih tinggi dari pada sekam padi. Selain itu, manfaat briket yang mampu digunakaan sebagai salah satu bahan bakar ramah lingkungan memiliki poin penting dalam menjaga lingkungan. Pengolahan limbah penggilingan padi (sekam) menjadi briket tentunya dapat meningkatkan nilai jual limbah yang sekaligus meningkatkan profit pada IKM produksi beras. Jumlah karyawan yang mengikuti kegiatan sosialisasi sebanyak 18 orang yang terdiri dari manager hingga operator produksi.  Berdasarkan hasil hasil kuisioner yang diberikan para karyawan IKM merasa puas, mendapatkan manfaat serta berharap program ini bisa berlanjut kedepannya.

Unduhan

Diterbitkan

2024-02-26