Efektivitas Penyuluhan dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Masyarakat di Kelurahan Karuwisi, Makassar
DOI:
https://doi.org/10.61844/ibmasatim.v3i1.1248Kata Kunci:
kebakaran, penyuluhan, simulasi, kesiapsiagaan, K3Abstrak
Kebakaran merupakan salah satu bencana yang paling sering terjadi di kawasan padat penduduk dan menimbulkan kerugian besar, baik material maupun korban jiwa. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai bahaya kebakaran serta keterampilan dalam melakukan penanggulangan awal menjadi faktor risiko yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan dan simulasi penanggulangan kebakaran terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat di Kelurahan Karuwisi, Kecamatan Pannakukang, Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan rancangan one group pre-test and post-test, melibatkan 50 responden. Instrumen pengukuran berupa kuesioner dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan (50% menjadi 88%), sikap (53% menjadi 85%), dan tindakan (45% menjadi 80%) setelah dilakukan intervensi. Simulasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan evakuasi mandiri terbukti efektif meningkatkan kesiapsiagaan warga. Kesimpulannya, penyuluhan dan simulasi berbasis partisipatif merupakan strategi yang efektif dalam membangun budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta kesiapsiagaan masyarakat menghadapi kebakaran di lingkungan padat penduduk.







